Dapat Dukungan Dari Manca Negara, Rencana Donasi 1 Miliar Untuk Otopsi Ulang Jenazah Ate-Lael

 



Permintaan untuk otopsi ulang jenazah korban Pembunuhan ibu dan anak, yakni Astrid Manafe (30) dan anaknya Lael Maccabbe (1), sudah dilakukan tahun lalu, namun ditolak oleh penyidik Polda NTT. Kini, rencana untuk otopsi ulang itu, dihembuskan kembali oleh warganet. Pasalnya, banyak yang kurang percaya dengan hasil otopsi dan keterangan dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Titus Ully, karena dianggap tidak konsisiten dan tidak sesuai dengan fakta-fakta yang ditemukan pada jenazah kedua korban.

KONDISI KEDUA JENAZAH KORBAN KETIKA DITEMUKAN

Keluarga Manafe, melalui kakak Kandung korban, Jackson Manafe sudah setuju dengan permintaan warganet untuk galang donasi, guna otopsi ulang janazah anak dan cucu mereka. Menurut Jekson, Keluarga Manafe berterima kasih kepada semua yang telah berjuang demi keadilan. Karena itu, keluarga segera untuk bersurat ke Pengadilan Negeri Kota Kupang untuk minta agar diijinkan untuk melakukan otopsi ulang terhadap jenazah Astrid dan Lael, dengan memakai jasa dokter independen yang dibayar oleh keluarga. 


Dapat DUkungan Dari Manca Negara

Spertinya, kabar dan berita pembunuhan Astrid dan Lael, bukan hanya heboh di Indonesia, tetapi juga hingga ke Manca Negara. Buktinya, banyak mengalir dukungan dari sana. Dipastikan bahwa banyak anak-anak NTT yang bekerja di luar negeri, sehingga siap untuk dukung Donasi 1 Miliar untuk otopsi ulang jenazah Astrid dan Lael. 


Berikut ini beberapa komentar warganet dari manca Negara yang dukung otopsi ulang janazah Astrid dan Lael.



Open Donasi Untuk Otopsi Ulang Jenazah Ate Dan Lael Disetujui Keluarga, Segera Surati Jaksa. Hal itu pernyataan itu langsung disampaikan oleh kakak Kandung Astrid Manafe, Jekson Manafe dalam lewat akun resminya. Diperkirakan, donasi yang akan terkumpul bisa mencapai 1 miliar rupiah. Dana tersebut akan digunakan untuk mendatangkan ahli forensik independen oleh keluarga dan aliansi. 


BACA JUGA:

Inilah Motor King Milik Randy Yang Dimodif Pakai Uang Kalung Ate

Berikut ini pernyataan Jekson di grup Keadilan untuk Astrid & Lael:

Salam Damai buat basodara semua, puji Tuhan, alhamdulilah hari ini kita semua masih sehat.

Perkenankan saya atas nama keluarga Ate dan Lael menyampaikan beberapa poin terkait usulan donasi untuk otopsi ulang:

1. Usulan otopsi ulang sudah pernah diajukan ulang pada bulan desember tahun 2021 oleh keluarga tapi tidak disetujui oleh penyidik yang lama

2. Fakta persidangan yang menyebabkan desakan otopsi ulang karena tidak konsinten pernyataan ahli dengan hasil otopsi sekaligus tidak berkorelasi dengan saksi-saksi lain yang menyatakan adanya darah dan bau anyir di dalam mobil.

Berangkat dari poin tersebut sekaligus kami melihat betapa besarnya cinta banyak orang untuk Ate dan Lael dan sacara umum untuk NTT agar tetap damai dan bersih dari segala tindakan melawan hukum dan penyalahgunaan kekuasaan maka kami tidak bisa menolak dan memberikan  penghargaan yang setinggitingginya buat basodara semua dan akan ditindaklanjuti dengan masyarakat, ormas maupun aliansi untuk bersama sama bersurat kepada Pengadilan Negeri Kota Kupang untuk disetujui, untuk open donasinya kami menunggu persetujuan dari PN dan selanjutnya akan dikoordinir oleh aliansi maupun keluarga... #BRAVO PENGADILAN NEGERI KOTA KUPANG #BRAVO JPU #BRAVO FLOBAMORA #kiranya TUHAN menolong kita semua.


BACA JUGA:

 

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Rencana 105.000 Member Grup FLOBAMORATA TABONGKAR untuk Patungan atau berdonasi untuk Bayar Ahli Forensik independen adalah buntut dari warganet tak percaya dengan hasil otopsi dokter Forensik Rumah Sakit Titus Ully Kupang, Eddy Hasibuan terhadap Jenazah korban pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang, Yakni Astrid Manafe dan anaknya Lael Maccabbe, oleh Randy Badjideh yang merupakan selingkuhan Astrid, sekligus ayah biologis dari bayi Lael. 


BACA JUGA:

 

Ide patungan itu dicetuskan oleh akun bernama Ryssa di grup Flobamorata Tabongkar. Ryssa menulis, "105.000 anggota FT kalo patungan bayar Dokter sama Ahli IT lebih dari cukup. Patok saja Rp 10.000/orang. Rp 10.000 x 105.000 = Rp 1.050.000.000. Ayo yang dekat dengan keluarga open donasi. Anggota FT wajib patungan. Yang tidak patungan berarti pendukung PELAKU dan Admin WAJIB tendang keluar dari Group. Masa kasus ini semakin hari bukan kearah yang lebih baik malah kearah yang umpan dosa".


BACA JUGA:

Inilah Motor King Milik Randy Yang Dimodif Pakai Uang Kalung Ate


Postingan ini mendapat dukungan penuh oleh beberapa anggota grup. sudah lebih dari 1000 orang menyuksi postingan itu. dabn lebih 500 orang yang komen, rata-rata mendukung.


BACA JUGA:

 


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel